
Dramaga – Suasana khidmat menyelimuti lapangan SMAN 1 Dramaga pagi ini. Seluruh warga sekolah, mulai dari peserta didik, dewan guru, hingga tenaga administrasi sekolah, berkumpul untuk melaksanakan kegiatan Apel Pagi rutin. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum penguatan karakter yang selaras dengan filosofi pendidikan Jawa Barat, Gapura Pancawaluya.
Dalam amanatnya, Kepala Satuan Pendidikan SMAN 1 Dramaga mengajak seluruh civitas akademika untuk sejenak merenung dan memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas karunia hujan yang belakangan ini sering turun.
“Hujan bukanlah hambatan, melainkan rahmat yang menghidupkan bumi, menyejukkan udara, dan menjadi sumber kehidupan bagi makhluk-Nya. Mensyukuri hujan adalah wujud dari karakter ‘Bageur’, yaitu kesadaran emosional dan spiritual untuk selalu melihat sisi positif dari ketetapan Tuhan,” ujar Kepala Sekolah dalam sambutannya.
Selain aspek spiritual, fokus utama amanat pagi ini adalah penegakan kedisiplinan yang menjadi fondasi karakter ‘Bener’ (bertindak sesuai aturan) dan ‘Singer’ (mawas diri dan disiplin). Kepala Sekolah memberikan instruksi tegas terkait dua hal:
Kedisiplinan Waktu: Peserta didik diminta untuk meningkatkan kesadaran hadir tepat waktu sebagai bentuk penghormatan terhadap diri sendiri dan proses belajar.
Larangan Berkendara Tanpa SIM: Sekolah menegaskan aturan larangan membawa kendaraan bermotor bagi siswa yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
“Keselamatan kalian adalah prioritas utama kami. Bagi yang belum memiliki SIM, dilarang keras membawa kendaraan sendiri. Silakan diantar oleh orang tua atau memanfaatkan transportasi umum. Ini adalah implementasi dari ‘Cageur’ (menjaga keselamatan fisik) dan ‘Bener’ (taat pada hukum lalu lintas),” tegas beliau.
Melalui Apel Pagi ini, SMAN 1 Dramaga berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya ‘Pinter’ secara akademis, namun juga memiliki kehalusan budi pekerti dan ketaatan hukum yang tinggi, mewujudkan profil pelajar Jawa Barat yang unggul lahir dan batin.




