Dramaga – Mengawali kegiatan belajar mengajar di semester genap, SMAN 1 Dramaga menggelar rapat pembinaan dinas yang dihadiri oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi kinerja sekaligus menyatukan visi dalam mengimplementasikan program unggulan Jawa Barat, khususnya penguatan karakter melalui filosofi Gapura Panca Waluya. 

Dalam arahannya, Kepala Satuan Pendidikan SMAN 1 Dramaga, Bapak Sutikna Tri Wardaya, S.Pd., menekankan pentingnya mempertahankan dan meningkatkan kinerja positif yang telah dicapai pada semester sebelumnya. Beliau menyoroti bahwa sekolah bukan hanya tempat transfer ilmu, melainkan kawah candradimuka untuk pembentukan karakter yang selaras dengan nilai-nilai kearifan lokal. 

 

Integrasi Aturan Dinas dengan Gapura Panca Waluya 

Bapak Sutikna menegaskan kepatuhan penuh terhadap edaran Gubernur dan Kepala Dinas Pendidikan.

Hal ini diterjemahkan ke dalam kebijakan sekolah yang berfokus pada kesejahteraan dan perlindungan peserta didik: 

  1. Penguatan Integritas dan Kesederhanaan:  Sekolah secara tegas melarang kegiatan study tour dan memastikan acara perpisahan dilaksanakan secara sederhana tanpa seremoni khusus yang memberatkan. 
  2. Pendidikan Keluarga dan Karakter (Bageur & Pinter): Salah satu kebijakan terobosan yang disampaikan adalah Larangan memberikan Pekerjaan Rumah (PR). 

“Siswa tidak perlu dibebani PR agar saat pulang ke rumah, mereka memiliki waktu berkualitas untuk membantu orang tua. Ini adalah wujud nyata pendidikan bakti kepada orang tua,” tegas Bapak Sutikna. 

  1. Kesehatan dan Lingkungan (Cageur): Mendukung program Jabar Masagi dan Green School, siswa diwajibkan membawa tumbler dan bekal sendiri, serta memanfaatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan optimal. Kebersihan sekolah menjadi tanggung jawab bersama.
  2. Keamanan dan Disiplin (Bener): Sekolah memberlakukan aturan ketat terkait keselamatan. Siswa dilarang membawa kendaraan bermotor jika belum memiliki SIM, serta penerapan “jam malam” siswa maksimal pukul 20.00 WIB untuk mencegah pergaulan bebas dan nongkrong yang tidak bermanfaat. 

Selain itu, budaya Sapa Pagi Ceria akan terus digalakkan untuk menyambut siswa dengan senyuman dan energi positif setiap harinya. 

Program “Poe Ibu” (Hari Ibu) juga akan dioptimalkan sosialisasinya sebagai sarana edukasi kesehatan dan pendidikan keluarga. 

Menyongsong agenda bulan Januari, sekolah tengah bersiap melaksanakanEdufair, peringatan Isra Mi’raj, serta persiapan seleksi SNPMB

Penggunaan erapor  memberikan benefit tambahan kuota 5%  bagi siswa yang berprestasi untuk menembus perguruan tinggi impian. 

Peningkatan Kompetensi ASN 

Pada kesempatan yang sama, Pendamping Satuan Pendidikan, Bapak Trireko Hernando, S.Pd., M.Pd., memberikan pembinaan khusus . Beliau menyoroti pentingnya keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan keterampilan teknis. 

“Banyak pegawai yang berilmu namun belum tentu terampil, begitu juga sebaliknya.Kompetensi ini harus ditingkatkan beriringan dengan kedisiplinan tinggi sebagai ASN,” ujar Bapak Trireko. 

 

Melalui rapat pembinaan ini, SMAN 1 Dramaga optimis dapat mewujudkan lingkungan belajar yang kondusif, berprestasi, dan berkarakter kuat sesuai semangat Gapura Panca Waluya.